Kesalahanku hanyalah terlalu cepat menganggap bahwa aku telah mencintaimu dengan segala ketidaktahuanku tentang kamu
Terlalu percaya pada perasaan tentang kebenaran dirimu yang mungkin tak sepenuhnya merupakan kenyataan
Terlalu lama tenggelam dalam mimpi-mimpi tentang kenangan masa lalu yang benar adanya meski itu tak pernah terjadi
Padahal aku mengenalmu seperti aku mengenal malam saat mendung menutup cahaya untukku, menyisakan hitam berselimut gelap yang menyajikan bayang-bayang maya untuk menemani sisi-sisi khayalanku
Memaksaku untuk pergi menjauh dari setiap kesadaran yang seakan tak mungkin lagi kusentuh keberadaannya
Maka bagaimana bisa aku mengakui sesuatu yang tak kumengerti seutuhnya, bagaimana aku bisa selemah ini, membiarkan tubuh dan jiwaku terbelenggu dalam dilema-dilema imajinasiku sendiri
Sedang selama ini aku hanya berdiri pada dua persimpangan yang sama-sama tak kuketahui tujuannya; Mengikuti gelap tak berbatas atau terang namun buntu
duhh mba.. puisi2nya bgus2 ya.. apkahh ini sbuah pnyesalan ataukah sekedar pengingat bwt smua tman?? lalu judul apa yang tepat untuk puisi “untitled” ini? see U tmrow mba…
Thanks ya Mas (or Mba??) Saya sendiri sampai sekarang belum punya judulnya.. Mungkin ada yang mau bantu kasih judul?
Beuuhh….dalem bgt tp penuh keragu-raguan dlm memilih.
thanks naruto, ini gw buat atas dasar kesadaran aja..
mBaq…
ki suka puisi mbaq ni..
gimana cara grab.nya k blog kiky..???? tp gag ngilangin mbaq sbg penciptanya…??
Kiky chayank, aku ga ngerti soal begituan, soalnya aku emang gaptek, hehehe…